在寶島的一絲期望 Segenggam asa di formosa

 2014 Babak penyisihan 印尼文初選 

📜 在寶島的一絲期望 Segenggam asa di formosa

👤 yeni trirosita

Pagi yang cerah itu cahaya matahari menampakan di celah kaca mobil ,membangunkan ku saat aku pertama kali berada d perjalanan menuju Taiwan (tahun 2009),iya,,,Negara taiwan sebuah pulau kecil yang indah dan cantik sesuai penataan kota yang bersih,tentram dan nyaman, yang berada di sebelah Negara cina,,,ya tuhan,,,aku baru sadar langkah kaki ku semakin jauh meninggalkan bumi pertiwi ku,meniggalkan orang-orang yang aku sayangi dan apa yang aku punya,rasa itu bercampur membuat hati dan jantungku tak sewajarnya beraktifitas,apakah ini jalan ku tuhan?jalan yang engkau takdirkan untuk ku,jalan yang bukan tujuan hidup dan cita-citaku.mungkin perasaan ini semua buruh migran dapat merasakanya,hanya demi orang yang di sayangi mereka merelakan dan meninggalkan apa yang iya miliki.

Tapi ada sebagian orang yang hanya bisa merendahkan dan menghina pekerjaan ini,padahal pekerjaan ini halal dan bisa memenuhi kebutuhan orang yang di sayanginya,pengorbanan bukan dari tenaga saja,tapi dari sekujur tubuh mereka merasakan lelah,setetes keringat yang mereka usap adalah jerih payah yang hanya ingin melihat senyum kebahagian orang yang di sayanginya,hati dan perasaanya sering terluka,tapi mereka terus semangat dan berjuang untuk melewati hari-hari perjuangannya.jalan itu tak mungkin lurus,pasti ada halangan dan rintangan,kita hanya ingin mendapatkan hak dan kewajiban kita sebagai pekerja,tp pada kenyataanya,kewajiban kita sudah terpenuhi tapi kita belum mendapatkan hak yang sewajarnya,mau menuntut ke siapa???kita hanya bisa pasrah,tapi bukan berarti menyerah dalam keadaan!!!,kita yakin selagi kita melakukan tugas kewajiban dengan baik dan selalu mengingat dan mememanjatkan doa kepada tuhan di sele-sela aktifitas kerja,,insyaallah kita akan melewati masa-masa itu masa-masa penuh suka dan duka, dengan penuh rasa syukur kepadanya.

Iya,aku adalah bagian dari buruh migran yang berada d Formosa ini,kadang orang memandang ku tak percaya,tidak sesuai dengan kenyataan,dulu aku hanya keluarga yang serba kekurangan,rumah saja mengontrak tiap tahunnya berpindah-pindah,kebutuhan sehari-hari buat makan dan sekolah aja susah nya minta ampun,sejak kecil, pikiran dan rutinitas ku setiap harinya hanya kerja dan sekolah hingga saat ini aku beranjak dewasa untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga ku.yah,,,ini wajar karena aku anak pertama dari 4 bersoudara,menjadi tulang punggung bagi keluarga dan adik-adik ku.tapi aku selalu bersyukur semenjak sekolah SD sampai SMA sebagian dari biaya pemerintah yang menanggungnya entah itu dari beasiswa bakat dan tak mampu.yang ada dibenaku saat itu aku hanya ingin merubah masa lalu keluarga ku menjadi lebih baik,aku ingin hinaan dan ocehan orang lain aku buktikan bahwa keluarga ku juga punya hak dan kebahagiaan seperti yang lain.wajah dan seyum “ibu” ku yang membuat aku terus semangat,karena ketegaran dan sikap nya menyayangi ku penuh dengan kasih sayang.perjuangan ibu yang selalu membayangi langkah-langkah perjalanan hidup ku hingga aku berada jauh tapi bayangan “ibu” selalu hadir memberi harapan dikala aku sedang lelah dan rapuh,dan di setiap doanya selau ada buat aku,walaupun jalan hidup ku tak semulus teman-teman yang lainya,tapi aku selalu berusaha menjadi pekerja yang baik,membuktikan bahwa kita pekerja yang benar-benar melaksanakan tugas nya dengan penuh tanggung jawab,meskipun di pandang rendah,tapi aku hanya bisa membuktikan dengan “kualitas diri”,yang merupakan pelajaran dari orang tua dan Indonesia berikan,yaitu dengan sikap ramah dan sopan.maka dari situlah kebanyakan warga negaraTaiwan menyukai pekerja Indonesia,karena “kualitas” yang ada pada diri kita.

Mungkin ada sebagian orang yang tidak bisa memanfaatkan dan mensyukuri apa yang telah tuhan berikan,sehingga mendapat musibah yang kita tak ketahui atau pergaulan bebas,,,sehingga membuat nama kita tercemar,tapi “ingat” itu bagi orang-orang yang tidak bisa bersyukur dan memanfaatkan waktu yang ada.masih banyak teman-teman yang lainnya yang bisa mengatur segala manfaat dan waktu,hingga dapat menjunjung nama keluarga dan Indonesia sendiri dengan berbagai penghargaan yang dimiliki para pekerja yang mempunyai semangat juang yang tinggi.
Aku hanya bisa berusaha menjadi yang terbaik buat semuanya,agar mereka bisa tersenyum dan bahagia dengan penuh harapan,semangat kerja dengan penuh rasa ikhlas maka berlahan-lahan tuhan pasti memberi jalan yang terbaik buat kita,walau pun keinginan kita tak terpenuhi tapi tuhan memberikan kita apa yang kita butuhkan,setidaknya kita bisa memberikan kebutuhan dan kebahagiaan buat orang-orang yang kita sayangi, jauh lebih penting dari pada medapat apa yang kita inginkan.

Perjuangan ku untuk bekerja memberi yang terbaik di negri Formosa ini,takan berhenti begitu saja,aku ingin membuktikan bahwa aku dan teman yang lainya mampu bisa membagi waktu bekerja dan belajar,dan aku benar-benar banyak mengucap puji syukur kepada tuhan,yang selalu menemani aku,mempertemukan aku dengan orang-orang yang hebat penuh dengan motivasi, yang sayang dan penuh perhatian walaupun di Negri orang.hingga aku bisa diberi kesempatan melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi lagi di Formosa.aku terus bersyukur kepada tuhan karena dengan melanjutkan sekolah ,biaya dan kebutuhan ku tidak sepenuhnya d tanggung sendiri,aku yakin rizky itu datang dari pintu mana saja selagi apa yang kita kerjakan penuh dengan keikhlasan.teman-teman(grop:YAKIN”) dan boz ku selalu memberiku semangat dan dukungan.

Aku hanya punya segengam asa yang aku bawa ke negri ini,asa yang ingin merubah segalanya,asa yang ingin membangkitkan harapan dan cita-cita,walaupun asa ini berada jauh dari orang-orang yang kita sayangi dan negri pertiwi,tapi aku ingin pulang dengan membawa asa yang bisa memberikan senyuman kepada orang- orang yang kita sayangi,memberikan ilmu yang berharga apa yang kita pelajari dan kita lihat yang dapat di kembangkan dan terapkan di negri sendiri,benar kata pepatah “carilah ilmu walapun sampai ke negri cina”.dan akhirnya aku sadar bahwa tuhan memberikan jalan ku seperti ini jalan yang tak pernah tau akhir dan tujuannya untuk menggapai asaku, asa yang tak pernah padam asa yang selalu menggebu-gebu.maka syukurilah apa yang tuhan berikan.jalan dan rencan tuhan itu lebih indah dari apa yang kita harapkan.
Chiayo,,,yeni dan semuanya,,,

Wasalam,,,semoga karya ini dapat bermanfaat untuk yang lainya,,


 2014 Babak penyisihan 印尼文初選 

📜 在寶島的一絲期望 Segenggam asa di formosa

👤 yeni trirosita

 

明亮的早晨,陽光從汽車玻璃照進車內,把我從睡夢中喚醒。2009年,我第一次踏上台灣的路程。台灣,一個美麗的小島,光潔亮麗的市容,安靜、舒適,比鄰中國的國家。神啊,我現在才發覺我的腳步離我的國家越來越遠,離開了我最愛的家人和我的所有,那感覺令我心臟無法正常的運作,神啊,這是我該走的路嗎?你命定我的道路,好像不是通往我的夢想與人生目標的道路。我可以意會,每個外勞都有這種感受,但為了親愛的人,他們願意離開與放開他的所有。

有些人會看不起這份工作,但這份工作在宗教上是合法的,也能滿足我們所愛的人的需求。犧牲的不只勞力而已,疲憊的身體,他們擦掉的汗水,全都為了要看到親人的幸福笑容,但他的心靈與情感時常受到傷害。他們打起精神繼續打拚,來熬過每天的奮鬥。那條坎坷不平的路,一定有考驗與障礙,我們只想得到我們做為工人的權利與義務。但事實上,我們必須履行我們的義務,卻沒有得到理當賦予我們的權利,要向誰討喲?我們只能認命,但這不意味著我們對這樣的狀況投降!我們相信只要我們盡責任把工作做好,也記得在工作的空檔祈禱,真主保佑,我們一定能度過這些滿是歡樂和悲傷的日子,感謝神。

是的,我是在台灣的一名移工,有時某些人會用難以置信的眼神看我,好像我不是現實生活中的一部分。從前我生長在貧困的家庭,每年租房子,時常搬家,生活費與學費也繳不出來。從小,我每天腦子裡想的跟作息只有打工與上學,直到最近,我長大了,要開始承擔家裡開銷。這是應該的,因為在四個手足裡,我最大,成為家庭以及弟妹的支柱。不過我一直心懷感謝,因為從國小到高中,我都獲得政府的學費補助,不管是獎學金或清寒補助。在那時候,我的腦海裡只想改善家境,不論別人怎麼侮辱與怒罵,我想證明我也有權利得到幸福,和別的家庭一樣。我的家人也用執著及態度來愛我,那就是我「母親」,她臉上的笑容一直鼓勵我。母親的努力為我的生活方式帶來薰陶,因此不管路途走得多遙遠,在我疲累及脆弱的時候,「母親」的身影始終存在,在她的祈禱裡,也永遠都有我的名字。雖然命中不是一帆風順盡如人意,但我總是努力當一個好工人,來證明我們全部都有盡責把工作做好,就算被看不起,但我只能以「個人素質保證」,那是我父母以及我的國家印尼所教導的,熱心友善又有禮貌的態度。於是大多台灣人喜歡印尼外勞,因為我們擁有的「素質」。

可能有些人不會利用和感激老天爺已經賜給我們的這些,因此遭到我們意想不到的災難或濫交,造成損壞了我們的名聲,不過「切記」,那些人是不會感激以及不會好好利用時間的人。還有很多同鄉朋友們會好好利用與安排時間,甚至成了家人與印尼國家的榮耀,身為士氣高昂的工人,得到各式各樣的獎項。

我只能盡量把一切做到最好,那樣他們能充滿希望與幸福的笑容。認真工作,自然老天爺會給我們最好的路走,雖然我們沒有得到我們所想要的,但老天爺給我們所需要的,至少我們能為所愛的家人付出,滿足他們的需求,帶給他們幸福,這遠比任何事都重要得多。

我努力工作,把最好的貢獻給寶島,不會停止。我想證明,我和我的朋友能分享工作與學習的時間,而我真的感激一直陪伴我的老天爺,能認識充滿活力的各種人,雖然人在他鄉,還一直照顧以及疼愛我們。我有機會在寶島念到更高的學校。我不斷的感激,因為雖然我得以繼續唸書,但我不用付學費以及其他費用,我相信如果我們所做的事都很認真去做,錢財會從不同的門進來。
支持我的朋友們,以及我的雇主,一直鼓勵幫我打氣。

原本來到這個國家,我只擁有一絲微薄的期望。用期望來改變全部,期望能啟動希望以及理想。雖然這個期望必須要離開我們家人與最愛的國家,但我想把能為家人帶來笑容的期望捎回家鄉,把我們所學到、與看到的,帶回自己國家發展,像俗話說「求知,哪怕到中國」。終於,我意識到老天爺給了我一條走不完的路,為了得到我的期望,從來不會熄滅的期望,永遠熱衷的期望。因此要感激老天爺所賜給我們的,祂對我們的計畫永遠比我們預想的更美好。
加油,葉妮,還有所有人。