Jalan Perjuangan

RARA / Jalan Perjuangan / tidak ada / tenaga kerja asing  Jalan perjuangan Resah gelisah memenuhi isi hati,ujian kehidupan datang bertubi-tubi,perekonomian keluarga yang semakin sempit memaksa ku berangkat keluar negri.Aku yang saat itu bekerja sebagai sales officer di sebuah perusahaan distributor laptop dan handphone terbesar ke 2 di indonesia,dengan terpaksa aku resign begitu saja.Ku miliki nenek yg mendadak sakit struk dan harus di rawat di rumah sakit,ibu yang sedang hamil tua,2 adik yang masih sekolah dan bapak yang mendadak keluar dari tempat kerja nya di pelayaran karena kawasan nya yang sangat membahayakan.Sehingga aku memilih resign,agar aku dapat merawat mereka.Hari demi hari ku jalani namun hati ku semakin sedih ketika melihat rumah yang retak2,teras rumah yang lapuk akibat di terjang banjir beberapa bulan yang lalu.Hutang di mana-mana,nenek yang meninggal,ibu yang melahirkan,dan aku sebagai anak pertama serasa harus bertanggung jawab meski mereka tak pernah meminta. Juni 2012 ku langkahkan kaki ku menuju negri yang berbentuk daun ini,dalam bayangan aku dapat bekerja dengan enak,setiap bulan gajian berjuta-juta sehingga bisa aku kirim ke orang tua.Namun ternyata tak seperti yang aku bayangkan,aku mendapatkan majikan yang miskin,hidup di kontrakan yang penuh dengan barang-barang bekas,kumuh,terdapat anjing yang besar hitam tak terurus dan bau banget kandang nya,rumah nya sempit,banyak kecoak di Read More …