Nikmatilah

Solikhah  / Nikmatilah / Tidak ada / tenaga kerja asing “Brakkkk!” Hembusan angin musim dingin pada siang ini berhasil menghentakkan dengan keras pintu depan lantai kedua rumah kakek. Kaka meraih gagang pintu, membukanya, lalu menyemprotkan cairan pembersih, mengelap seluruh badan jendela kaca yang berjejer rapih memenuhi teras. Nyonya Kelima bersama anak lelakinya yang baru berusia 9 bulan yang sedang menonton televisi di lantai satu, segera saja menghampiri Kaka. Hembusan angin menyebabkan pintu yang terbuat dari bahan kayu dan kaca tersebut berbalik arah, ketika Kaka hendak membukanya. Hal itu tentu saja memecah keheningan rumah sederhana berlantai dua tersebut. Nyonya Kelima merasa terganggu mendengarkan kegaduhan itu, ia datang menegur Kaka. “Mengapa kamu menutup pintu dengan sangat keras?” Tanya Nyonya Kelima. “Tadi saya hendak membuka pintu, tetapi angin berhembus sangat kencang, sehingga menyebabkan pintu berbalik arah dan menimbulkan suara berisik.” Terang Kaka menceritakan kronologi kejadian penyebab suara bising yang mengganggu waktu santai Nyonya Kelima. “Kamu itu bekerja di rumah ini, saat majikanmu bicara, kamu hanya boleh bilang baik dan maaf, tidak ada alasan pembelaan apapun, paham!” Baru seminggu Kaka bekerja merawat seorang Kakek berusia 86 tahun di Luzhu District. Kakek tinggal bersama anak kelimanya. Tuan Kelima memiliki istri seorang wanita yang berasal dari Vietnam. Mereka memiliki Read More …